Deretan Bintang Asing yang Tampil Memuaskan di Liga 1 2017

Tidak bisa dibantah bahwa kehadiran pemain asing di Liga 1 2017 ikut berperan serta mendongkrak kualitas kompetisi. Belum lagi hadir pemain berstatus marquee player yang kualitasnya pun beragam ketika memperkuat klub-klub Indonesia. Bola.com memilih lima pemain asing yang bersinar hingga pekan ke-11 Liga 1 2017.

Perhelatan Liga 1 2017 yang dimulai pada April 2017 begitu semarak dengan adanya penambahan satu pemain asing berstatus marquee player di luar kuota dua pemain non Asia dan satu pemain Asia yang boleh dimiliki oleh setiap klub. Pemain-pemain asing di Liga 1 2017, termasuk yang berstatus marquee player pun berupaya membuktikan kualitasnya sejak awal kompetisi.

Ada yang menonjol sejak kompetisi dimulai, seperti striker sekaligus marquee player Madura United, Peter Osaze Odemwingie, dan gelandang PSM Makassar, Wiljan Pluim. Namun, ada yang terseok-seok di awal kompetisi, seperti marquee player Persija, Bruno Lopes.

Tak sedikit pula yang hingga pekan ke-11 sebelum libur Idul Fitri belum kunjung memperlihatkan kemampuan terbaik, seperti striker Persib, Carlton Cole, dan gelandang Semen Padang, Didier Zokora. Para pemain asing di klub Indonesia pun akan mendapat evaluasi lebih ketat dari klub yang dibelanya karena harganya yang tidak murah.

Carlton Cole dan marquee player Arema, Juan Pablo Pino, adalah dua pemain asing kelas dunia yang sudah diisukan bakal segera diputus kontraknya oleh klubnya masing-masing. Tidak memperlihatkan performa terbaik saat sesi latihan membuat keduanya tidak mendapatkan banyak kesempatan dari pelatih timnya masing-masing.

Dari total 69 pemain asing yang berlaga di Liga 1 2017, Bola.com memilih lima pemain asing terbaik yang sudah memperlihatkan performa cemerlang selama 11 pekan pertama kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu digelar.

1. Peter Osaze Odemwingie

Pemain asal Nigeria yang pernah bermain bersama West Bromwich Albion, Cardiff City, dan Stoke City di Inggris itu langsung memperlihatkan kualitasnya bersama Madura United yang merekrutnya sebagai marquee player. Sejak pertandingan perdana Liga 1 2017 kontra Bali United, Odemwingie langsung mencetak satu gol dalam kemenangan 2-0 saat itu.

Odemwingie pun berhasil mencetak hattrick pertamanya di Indonesia dalam laga kontra Semen Padang pada pekan ke-11. Madura United menang 6-0 dalam pertandingan tersebut, dan tiga gol Odemwingie membuat dirinya kini berstatus pencetak gol terbanyak sementara Liga 1 2017 dengan sembilan gol.

Pemain yang pernah bermain di Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan itu adalah contoh sukses marquee player bermain di Indonesia. Jumlah sembilan gol yang dicetak oleh Odemwingie juga diimbangi dengan torehan tiga assist yang dibukukannya.

Sayangnya, torehan itu juga dibarengi catatan negatif. Odemwingie tercatat sudah tiga kali mendapatkan kartu kuning yang membuatnya harus menjalani akumulasi kartu pada pekan kesembilan.

2. Wiljan Pluim

Pemain asing asal Belanda ini sebenarnya sudah memperlihatkan kualitasnya sejak putaran kedua Torabika Soccer Championship 2016. Tak hanya itu, Wiljan Pluim juga tampil cemerlang saat PSM Makassar berlaga di Piala Presiden 2017.

Kecemerlangan Wiljan Pluim itu pun membuatnya naik level ketika Liga 1 2017 akan berlangsung. Regulasi mengenai adanya tambahan satu pemain asing berstatus marquee player membuat PSM memutuskan menjadikannya pemain istimewa itu.

Pengalamannya bermain di Eredivisie Belanda yang merupakan tanah kelahirannya membuat PSM mengakalinya sebagai marquee player. Wiljan Pluim pun tetap menjadi salah satu andalan lini tengah tim berjulukan Juku Eja.

Pemain yang diboyong PSM dari klub Vietnam, Becamex Binh Duong, pada Agustus 2016, itu tercatat selalu tampil dalam 11 laga Liga 1 2017 yang digelar sebelum libur Hari Raya Idul Fitri 2017. Tiga gol dan tiga assist menjadi pembuktian pemain berusia 28 tahun itu di 11 pertandingan awal Liga 1 2017.

3. Sylvano Dominique Comvalius

Pemain kelahiran Belanda ini bergabung bersama Bali United pada Maret 2017 dengan meyakinkan. Sylvano Dominique Comvalius hanya butuh satu sesi internal game untuk membuatnya disodori kontrak oleh manajemen tim berjulukan Serdadu Tridatu itu.

Keputusan Bali United merekrutnya pun tak salah. Sylvano bahkan selalu dimainkan dalam setiap pertandingan. Dari total 13 gol yang dibukukan oleh Serdadu Tridatu dalam 11 pertandingan pertama Liga 1 2017, hampir setengahnya lahir dari kaki dan kepala Sylvano Comvalius.

Enam gol dan satu assist adalah pembuktian kualitas pemain berusia 29 tahun itu hingga laga terakhir sebelum jeda Hari Raya Idul Fitri 2017. Catatan mengesankan di dalam skuat asuhan Widodo C Putro yang meneruskan tugas Hans Peter Schaller itu membuat pemain asal Belanda itu diyakini mampu lebih berkembang sepanjang Liga 1 2017.

Namun, sayangnya enam gol yang dicetaknya dalam lima pertandingan itu juga kurang berhasil mengangkat posisi Bali United di klasemen Liga 1 2017. Hanya tiga gol yang dicetaknya dalam dua pertandingan yang berbuah tiga poin penuh. Sementara tiga gol dalam tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan untuk Bali United.

4. Bruno Lopes

Marquee player Persija Jakarta ini akhirnya berhasil lepas dari tekanan ketika memasuki Ramadan 2017, di mana akhirnya tim berjulukan Macan Kemayoran itu lepas dari packelik kemenangan. Sebelumnya, Bruno hanya berhasil mencetak satu gol saat menghadapi Mitra Kukar pada pekan keenam Liga 1 2017, di mana saat itu Persija dirundung masalah selalu gagal menang.

Namun, kebangkitan Persija saat Ramadan 2017 juga menjadi momen kebangkitan Bruno Lopes. Pemain asal Brasil itu mencetak gol spektakuler dari jarak jauh ketika Persija meraih kemenangan atas Arema FC pada pekan kesembilan, yang juga merupakan kemenangan pertama Persija di laga kandang.

Setelah itu gawang PS TNI dan Perseru Serui juga menjadi korban ketajaman Bruno Lopes yang seakan lapar akan gol. Hingga jeda libur Hari Raya Idul Fitri 2017 tiba, Bruno tercatat sudah mencetak empat gol dan satu assist bagi tim berjulukan Macan Kemayoran itu.

Satu hal yang membuat Bruno Lopes menjadi sangat tajam dalam tiga laga berturut-turut saat Ramadan 2017 adalah karena posisi bermainnya yang diubah menjadi penyerang tengah oleh Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco. Sementara dalam laga-laga sebelumnya, pemain berusia 30 tahun itu lebih sering diplot sebagai penyerang sayap karena Teco lebih mempercayakan lini depan Persija kepada Luis Junior.

5. Paulo Sergio

Pemain asal Portugal yang direkrut Bhayangkara FC itu menjadi marquee player di Liga 1 2017 karena pengalamannya bermain di Liga utama Portugal yang memang menjadi salah satu syarat untuk menjadi pemain berstatus istimewa di Indonesia itu. Padahal rekam jejaknya di Eropa pun tidak bisa dikatakan cemerlang.

Baru menjalani laga debut pada pekan keempat Liga 1 2017, ketika Bhayangkara FC menghadapi Sriwijaya FC dan menang 2-1, Paulo Sergio mendapatkan pujian dari Simon McMenemy yang memainkannya selama 90 menit penuh. Setelah itu, Paulo Sergio terus mendapatkan kesempatan karena permainannya yang penuh semangat dan tak kenal lelah di lapangan hijau.

Paulo Sergio pun sukses memberikan kontribusi besar ketika Bhayangkara FC menghadapi Persib Bandung dan Bali United pada laga pekan kesembilan dan kesepuluh. Kemenangan 2-0 atas Persib Bandung di Stadion Patriot Bekasi yang dipenuhi Bobotoh Persib diawali oleh gol yang dicetak oleh Paulo Sergio.

Tembakan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan pemain berusia 33 tahun itu meluncur deras ke arah mistar gawang Persib Bandung yang kemudian memantul ke dalam gawang dan membuka kemenangan Bhayangkara FC. Gol indah tersebut membuat bobotoh yang memenuhi Stadion Patriot pun terdiam.

Gol cantik ke gawang Persib Bandung seakan menjadi awal pembuktian Paulo Sergio yang ternyata tak hanya memiliki semangat dan olah bola yang membuat pemain lini tengah tim lawan kerepotan. Dalam laga tandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, di mana Bhayangkara FC menang 3-1 atas Bali United, Paulo Sergio kembali mencetak gol.

Pemain asal Portugal itu kembali menjadi pembuka kemenangan timnya di pertandingan pekan ke-10 Liga 1 2017 itu. Selain itu, gol yang dicetaknya tak berbeda dengan gol yang dicetaknya ke gawang Persib Bandung. Sebuah gol dari tembakan jarak jauh dilepaskan oleh Paulo Sergio ke sudut atas gawang tim tuan rumah.