Pertandingan pekan ke-21 Super League 2025/2026 mempertemukan Persik Kediri melawan Dewa United di Stadion Brawijaya, Sabtu, 7 Februari 2026. Laga ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim yang tengah berjuang di papan tengah klasemen untuk memperbaiki posisi mereka. Persik Kediri yang bertindak sebagai tuan rumah bertekad mengamankan poin penuh setelah melakukan perombakan besar pada bursa transfer Januari lalu. Di sisi lain, Dewa United datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatatkan tren positif dalam beberapa laga terakhir, termasuk kemenangan meyakinkan atas Arema FC.
Analisis Kekuatan Persik Kediri: Efek Rekrutan Anyar
Persik Kediri memasuki paruh kedua musim dengan ambisi besar. Setelah sempat tertahan di papan bawah pada awal musim, manajemen Macan Putih melakukan manuver agresif di bursa transfer Januari 2026. Kedatangan pemain-pemain berkualitas seperti Jon Toral dan Adrian Luna dari Liga Super India memberikan warna baru dalam skema permainan pelatih Marcos Reina.
Kemenangan tipis 3-2 atas Bali United di laga kandang terakhir menjadi bukti bahwa lini depan Persik mulai menemukan ketajamannya. Namun, stabilitas di lini belakang masih menjadi catatan. Kehilangan bek utama seperti Khursidbek Mukhtarov yang dilepas ke klub Uzbekistan menuntut adaptasi cepat dari bek anyar, Chechu Meneses. Persik saat ini menempati peringkat ke-11 dengan koleksi 22 poin dari 19 laga. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Brawijaya akan menjadi keuntungan psikologis besar bagi Rohit Chand dan kawan-kawan.
Analisis Kekuatan Dewa United: Konsistensi Banten Warriors
Dewa United menunjukkan progres signifikan sejak memasuki tahun 2026. Di bawah arahan taktis yang matang, tim berjuluk Banten Warriors ini mampu merangkak naik ke posisi ke-10 klasemen dengan 24 poin. Performa impresif Rafael Struick di lini depan menjadi sorotan utama. Meski baru mengemas satu gol, kontribusi pergerakan dan assist pemain muda timnas Indonesia ini sangat vital bagi skema serangan Dewa United.
Hasil imbang 1-1 melawan Persebaya Surabaya di pekan sebelumnya menunjukkan mentalitas kuat anak asuh Jan Olde Riekerink saat bermain tandang. Dewa United dikenal memiliki transisi cepat yang sering merepotkan pertahanan lawan yang kurang disiplin. Keberadaan gelandang kreatif seperti Ricky Kambuaya juga menjamin alur bola yang stabil di lini tengah.
Statistik Pertemuan dan Head to Head (H2H)
Secara historis, pertemuan antara Persik Kediri dan Dewa United selalu menyajikan drama dan intensitas tinggi. Dalam enam pertemuan terakhir di kompetisi resmi, Persik Kediri sedikit lebih unggul dengan meraih tiga kemenangan, sementara Dewa United mengantongi dua kemenangan, dan satu laga berakhir imbang.
-
21/07/2023: Dewa United 3-0 Persik Kediri
-
30/03/2023: Dewa United 1-3 Persik Kediri
-
17/12/2022: Persik Kediri 1-0 Dewa United
-
22/08/2025: Dewa United 2-0 Persik Kediri (Putaran Pertama Musim Ini)
Meskipun Persik unggul secara historis, Dewa United mampu memenangkan pertemuan pertama musim ini dengan skor 2-0. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi Persik untuk melakukan balas dendam di kandang sendiri.
Prediksi Susunan Pemain
Persik Kediri (4-3-3):
Leonardo Navacchio; Agil Munawar, Chechu Meneses, Hamra Hehanussa, Rangga Widiansyah; Rohit Chand, Jon Toral, Adrian Luna; Majed Osman, Ramiro Fergonzi, Ezra Walian.
Pelatih: Marcos Reina.
Dewa United (4-2-3-1):
Sonny Stevens; Ady Setiawan, Risto Mitrevski, Angelo Meneses, Reva Adi; Theo Fillo, Jaja; Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, Taisei Marukawa; Rafael Struick.
Pelatih: Jan Olde Riekerink.
Analisis Taktik: Duel Kreativitas Lini Tengah
Pertarungan pada 7 Februari mendatang diprediksi akan berpusat di lini tengah. Persik Kediri kemungkinan besar akan mengandalkan duet Jon Toral dan Adrian Luna untuk membongkar pertahanan lawan. Marcos Reina cenderung menerapkan gaya bermain pressing tinggi untuk memaksa pemain Dewa United melakukan kesalahan di area pertahanan mereka sendiri.
Di kubu lawan, Dewa United memiliki keunggulan dalam kecepatan sayap melalui Egy Maulana Vikri dan Taisei Marukawa. Skema serangan balik cepat akan menjadi senjata utama Jan Olde Riekerink. Jika lini belakang Persik yang dipimpin Chechu Meneses gagal mengantisipasi pergerakan liar Rafael Struick yang sering melebar, Dewa United memiliki peluang besar untuk mencuri angka.
Prediksi Skor Akhir
Melihat kondisi terkini kedua tim, pertandingan ini diperkirakan akan berlangsung sangat ketat. Persik memiliki motivasi tinggi berkat dukungan suporter dan performa menanjak pasca bursa transfer. Namun, Dewa United memiliki organisasi permainan yang lebih rapi dalam beberapa laga terakhir.
Prediksi Skor: Persik Kediri 2-1 Dewa United.
Kemenangan tipis bagi tuan rumah tampaknya menjadi hasil yang paling realistis, mengingat rekor kandang Persik yang cukup solid saat menghadapi tim-tim papan tengah.
Profil Tokoh: Rafael Struick (Bintang Muda Dewa United)
Sebagai salah satu pemain yang paling banyak dibicarakan di Super League musim ini, Rafael Struick telah menjadi ikon baru bagi Dewa United. Berikut adalah biodata lengkap sang penyerang:
Biodata Rafael Struick
| Kategori | Informasi |
| Nama Lengkap | Rafael William Struick |
| Tempat, Tanggal Lahir | Leidschendam, Belanda, 27 Maret 2003 |
| Umur | 22 Tahun |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Agama | Belum ada informasi resmi |
| Tinggi Badan | 185 cm |
| Posisi | Penyerang / Sayap Kiri |
| Klub Saat Ini | Dewa United |
| Nomor Punggung | 9 |
| Karier Klub | ADO Den Haag, Brisbane Roar, Dewa United |
| Media Sosial | @rafaelstruick (Instagram) |
Biografi Kronologis
Rafael Struick memulai perjalanan sepak bolanya di akademi klub-klub amatir Belanda sebelum akhirnya bergabung dengan ADO Den Haag. Bakatnya mulai tercium oleh publik sepak bola Indonesia karena memiliki darah keturunan dari sang nenek yang berasal dari Semarang.
Awal Karier dan Timnas Indonesia:
Struick resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Mei 2023. Ia langsung menjadi andalan pelatih Shin Tae-yong di lini depan Timnas Indonesia, baik di level U-23 maupun senior. Debutnya bersama skuad Garuda menuai pujian karena kecerdasannya dalam mencari ruang dan kemampuan teknis yang di atas rata-rata pemain lokal.
Bergabung dengan Dewa United:
Pada jendela transfer musim 2025/2026, Dewa United membuat kejutan dengan mendatangkan Struick dari Brisbane Roar. Kepindahannya bertujuan untuk mendapatkan menit bermain reguler dan membantu mengangkat performa tim di kompetisi domestik. Di Dewa United, ia bertransformasi menjadi penyerang modern yang tidak hanya fokus mencetak gol, tetapi juga aktif membantu pertahanan dan membangun serangan.
Prestasi dan Warisan:
Meski usianya masih sangat muda, Struick telah menjadi inspirasi bagi banyak pemain keturunan lainnya untuk membela tanah air. Di level klub, ia membantu Dewa United bersaing di papan atas dan menjadi pemain kunci dalam skema serangan Banten Warriors.
FAQ Seputar Laga Persik vs Dewa United
1. Kapan jadwal pertandingan Persik Kediri vs Dewa United?
Pertandingan akan berlangsung pada hari Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 15.30 WIB.
2. Di mana lokasi pertandingan Persik vs Dewa United?
Laga ini digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur.
3. Berapa posisi Persik dan Dewa United di klasemen saat ini?
Hingga pekan ke-19, Dewa United berada di peringkat ke-10 (24 poin), sementara Persik Kediri di peringkat ke-11 (22 poin).
4. Siapa pemain kunci dari masing-masing tim?
Persik mengandalkan Jon Toral dan Adrian Luna sebagai motor serangan, sedangkan Dewa United bertumpu pada Rafael Struick dan Taisei Marukawa.
5. Bagaimana rekor head to head kedua tim?
Persik unggul tipis dengan 3 kemenangan dari 6 pertemuan, namun Dewa United memenangkan laga putaran pertama musim ini.
6. Apa agama Rafael Struick?
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari sang pemain mengenai hal tersebut.
7. Siapa pelatih Persik Kediri saat ini?
Persik Kediri saat ini dilatih oleh Marcos Reina.
8. Apakah ada pemain baru di Persik Kediri?
Ya, Persik mendatangkan lima pemain baru di Januari 2026, termasuk Jon Toral, Adrian Luna, dan bek Chechu Meneses.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian konsistensi bagi kedua tim. Apakah Persik mampu memanfaatkan momentum kandang, ataukah Dewa United yang akan memperpanjang tren positif mereka? Segalanya akan terjawab di rumput hijau Stadion Brawijaya.
