oleh

Deretan Gol-Gol yang Mengubah Sejarah Sepak Bola

Pecinta sepak bola mungkin tidak akan lupa dengan gol Ole Gunnar Solksjaer ke gawang Bayern Muenchen di Final Liga Champions 1998/99. Pasalnya, gol itulah yang membuat Manchester United (MU) jadi juara Liga Champions.

Dalam final yang berlangsung di Nou Camp, Muenchen unggul lebih dulu usai Basler mencetak gol bagi Muenchen lewat tendangan bebas. Di menit-menit terakhir pertandingan, MU menciptakan dua gol lewat Teddy Sheringham dan Solksjaer.

Kemenangan 2-1 tersebut membuat MU meraih gelar Liga Champions. Gelar tersebut membuat MU meraih treble winners setelah sebelumnya, MU menjuarai Liga Inggris dan Piala FA.

Selain gol Solksjaer, berikut 3 gol yang mengubah sejarah sepak bola seperti dilansir Footy Jokes.

1. Gol Steven Gerrard (Final Liga Champions 2004/05 Liverpool Vs AC Milan)

Final Liga Champions 2004/05 mungkin jadi final yang paling diingat dalam sejarah sepak bola. Pasalnya, Liverpool berhasil membalikkan keadaan dari 0-3 menjadi perpanjangan waktu hingga adu penalti.

Satu dari tiga gol yang dicetak Liverpool lahir dari kreasi Steven Gerrard. Gol inilah yang menjadi awal mula kebangkitan Liverpool.

Usai gol tersebut, Liverpool mencetak dua gol lagi lewat Vladimir Smicer dan Xabi Alonso. Tambahan dua gol tersebut membuat Liverpool memaksakan pertandingan berlanjut hingga babak perpanjangan waktu.

Di babak perpanjangan waktu, tak ada gol tercipta. Liverpool dan AC Milan kemudian adu penalti. Liverpool keluar sebagai pemenang setelah tiga eksekutor Milan gagal.

2. Gol Mario Gotze (Final Piala Dunia 2014 Jerman Vs Argentina)

Mario Gotze menjadi pahlawan timnas Jerman setelah gol tunggalnya mengalahkan timnas Argentina di Final Piala Dunia 2014. Tambahan satu gelar membuat Jerman kini mengoleksi 4 titel juara Piala Dunia.

Gotze sebetulnya tak tampil sebagai pemain inti. Ia dimasukkan pelatih Joachim Loew di babak kedua.

Namun takdir akhirnya memuluskan jalan Gotze sebagai pahlawan bagi timnya. Gotze mencetak gol tersebut di menit 113,  7 menit sebelum babak tambahan kedua selesai.

3. Sergio Ramos (Final Liga Champions 2014/15 Madrid Vs Atletico Madrid)

Partai final Liga Champions 2014/15 mempertandingkan dua tim kota Madrid: Real dan Atletico. Kedua klub bermain terbuka sejak menit awal.

Atletico mencetak gol lebih dulu lewat Diego Godin. Tim asuhan Diego Simeone itupun hampir merengkuh trofi Liga Champions mereka.

Namun di menit 93, sundulan Sergio Ramos mengubah segalanya. Gol Ramos menjadi awal ‘pembantaian Madrid’ atas Atletico. Pasalnya, usai gol itu, gawang Atletico kebobolan tiga kali.

Atletico pun harus menyerah takluk 4-1.

News Feed